Sudah menjadi kelaziman di setiap pondok pesantren jika menjelang akhir tahun pelajaran senantiasa diselenggarakan khataman Al-Qur'an.
Acara itu biasanya berlangsung cukup meriah, selain dihadiri wali santri juga para undangan termasuk bupati setempat yang tak mau ketinggalan.
Kedatangan bapak bupati ini tentu saja mendapat sambutan lebih dari para pengunjung yang hadir, terutama sahibul bait yang mengharapkan membawa sumbangan untuk pesantrennya. Acara demi acara mulai dilaksanakanan, diawali dengan khatmil Qur'an, sambutan-sambutan, termasuk pidato dari bapak bupati.
Usai menyampaikan pidatonya yang khas pejabat di atas panggung, pak bupati kembali ke tempat duduknya semula persis disamping kiai pengasuh pesantren. Namun dengan tiba-tiba pak kiai menggandeng seorang santri yang masih kecil untuk diperkenalkan kepada pak bupati :
"Perkenalkan pak bupati, anak ini baru berumur 12 tahun. Tapi sudah hafidz (hafal) Al-Qur'an 30 Juz". Kata pak kiai ingin memamerkan kehebatan santrinya.
Acara itu biasanya berlangsung cukup meriah, selain dihadiri wali santri juga para undangan termasuk bupati setempat yang tak mau ketinggalan.
Kedatangan bapak bupati ini tentu saja mendapat sambutan lebih dari para pengunjung yang hadir, terutama sahibul bait yang mengharapkan membawa sumbangan untuk pesantrennya. Acara demi acara mulai dilaksanakanan, diawali dengan khatmil Qur'an, sambutan-sambutan, termasuk pidato dari bapak bupati.
Usai menyampaikan pidatonya yang khas pejabat di atas panggung, pak bupati kembali ke tempat duduknya semula persis disamping kiai pengasuh pesantren. Namun dengan tiba-tiba pak kiai menggandeng seorang santri yang masih kecil untuk diperkenalkan kepada pak bupati :
"Perkenalkan pak bupati, anak ini baru berumur 12 tahun. Tapi sudah hafidz (hafal) Al-Qur'an 30 Juz". Kata pak kiai ingin memamerkan kehebatan santrinya.
No comments:
Post a Comment